WELCOME TO RANAH PRODUCTION

Kami akan mengkreasikan berbagai event yang anda inginkan sekeren mungkin.
> Party Event
> Gathering Event
> Wedding Event
> Music event
> ETC

Rabu, 20 Januari 2010

MENCERMATI SEBUAH EO

MENCERMATI SEBUAH EO



Tulisan dibawah ini, merupakan copy paste dari sebuah blog tetangga yang memberikan trik, tips dalam memilih sebuah EO untuk mengkreasikan acara yang akan dilaksanakan berdasarkan pengalamannya waktu menyewa sebuah EO Company untuk acaranya.
Saya sengaja share di blog untuk untuk menjadi sebuah pengalaman, dan syukur syukur menjadi sebuah acuan saudara dalam memilih sebuah EO untuk acara yang saudara butuhkan.


Untuk mengatur pelaksanaan sebuah acara sehingga bisa berlangsung sebagaimana mestinya, pada umumnya penggagas acara akan menggunakan jasa event organizer (EO) untuk mengatur segalanya, termasuk penyewaan alat musik dan penyewaan sound system. Mulai dari acara perlombaan hingga pesta pernikahan. Dan jumlah event organizer yang beredar di Indonesia pun sangatlah banyak. Tapi bagaimana caranya memilih EO yang baik? Berikut ini beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam memilih berdasarkan pengalaman gw berhubungan dengan EO ‘geblek‘:

1. Memiliki Konsep Holistik Acara
Sebelum sebuah acara dilaksanakan, setiap pihak terutama EO harus memiliki konsep yang benar dan menyeluruh terhadap acara yang akan dilaksanakan, termau=suk tentang penyewaan alat musik dan penyewaan sound system. Setelah pihak penggagas acara menjabarkan gambaran umum mengenai acara yang akan digelar, sebaiknya calon EO yang akan ditunjuk telah menghasilkan sebuah konsep mendetil dan dapat menggambarkan lebih rinci mengenai persiapan hingga action plan yang akan dilakukannya. Dari sini kita bisa melihat apakah EO tersebut menguasai bidangnya atau tidak.

2. Memiliki SDM yang Memadai
EO yang baik setelah memiliki konsep yang lengkap mengenai acara, mereka harus dapat menjamin bahwa mereka memiliki SDM yang memadai baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Memang SDM yang dimaksud ini tidak harus 100% adalah tim dari EO yang bersangkutan, sangat dimungkinkan untuk outsource. Hanya saja kepastian jumlah dan kualitas yang diperlukan haruslah dijamin oleh sang EO. Jangan sampai acara berlangsung dengan kekurangan SDM yang pada akhirnya sang penggagas acara harus turun tangan sendiri dan mengerahkan tenaga tambahan internalnya. Pemilik konsep dan uang harus dipisahkan dari tim pelaksana. Kalau pemilik uang juga yang melakukan eksekusi, untuk apa menyewa jasa EO?

3. Portofolio
Klise memang jika kita membicarakan poin yang satu ini. Tapi bagaimana pun juga portofolio sebuah EO akan menunjukkan kemampuan sebenarnya dari EO yang bersangkutan. Termasuk di dalamnya referensi dari para klien EO tersebut yang mera puas dengan hasil kerjanya. Jangan sekali-kali memilih EO yang tidak jelas asal muasalnya, atau bahkan EO yang pernah berbuat kesalahan yang sangat fatal.

Untuk Anda yang sedang atau akan bergerak di usaha bidang jasa yang satu ini, hendaknya baik-baik menjaga kredibilitas nama baik Anda dan profesionalisme kerja sebelum kegagalan Anda dapat menghancurkan Anda dan karyawan Anda sendiri. Dan untuk Anda yang akan menyewa jas EO, ingatlah hukum ini : “Ada Uang Ada Rupa!“

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini